13 Agu 2009

kemana sandal jepit sebelahku???

Kejadian yang aneh, tepatnya tanggal berapa kurang tahu, yang jelas kita tim TKS ada agenda silaturahmi ketempatnya pak.usman…agendanya yaitu sharing2 aja tentang pengkaderan teruutama berkaitan dengan sambut maru, pas kami datng ternyata disana banyak banget ikhwah……WHAT’S WRONG AT PAK USMAN HOUSE?eh ternyata istrinya bru aja mmelahirkan anak yang ke3…setelah sharing2…kami berpamitan waktunya dah mepet maghrib juga..ikhwan keluar dulu untuk pergi ke masjid..anehnya sandalku yang satu ilang ketukae ma punyane salah satu ikhwah..emang sandalkku kaya sandalnya ikhwan….jadinya pulang sandalnya selen dech…SIAPA GERANGAN ?
DIMANAKAH PASANGAN SANDLKU?????????????????

8 Feb 2009

....

bisa berkunjung ke darut tauhid..yup's salah satu mimpi ku Alhamdulillah bisa terealisasikan..subhanalloh banya pelajaran yang bisa diambil, jadi teringat saat berada ditoko busana muslim yang tepatnya disamping masjid DT, saat suara adzan baru terdengar semua pelanggan langsung mendapat kartu merah untuk meninggalkan toko..luar biasa kebiasaan untuk tepat sholat 5 waktu harus menjadi teladan bagi tempat2 yang lain...
saat ku memohon kepada Alloh untuk diberi kesabaran Dia memberiku ujian, saat ku berdoa untuk dihilangkan penyakit hati(iti hati dll) Dia memberiku sahabat2 yang luar biasa. ups...aku tersadar Alloh tidak selalu mengabulkan setiap doaku tapi Dia selalu memberi yang aku butuhkan...SUBHANALLOH..betapa bersyukurnya aku,,,semoga nikmat yang diberikan bukan menambah dosa tapi menjadi ladang pahala..untuk aku dan khusus orang tuaku..I LOVE YOU MY PARENT'S..

31 Des 2008

hakekat cinta

Cinta adalah bagian dari fitrah, orang yang kehilangan cinta dia tidak normal tetapi banyak juga orang yang menderita karena cinta. Bersyukurlah orang-orang yang diberi cinta dan bisa menyikapi rasa cinta dengan tepat. Hikam: "Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik." (Al-Qur`an: Al-Imron ayat 14) Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli (HR. Abu Dawud dan Ahmad) Cinta memang sudah ada didalam diri kita, diantaranya terhadap lawan jenis. Tapi kalau tidak hati-hati cinta bisa menulikan dan membutakan kita. Cinta yang paling tinggi adalah cinta karena Allah cirinya adalah orang yang tidak memaksakan kehendaknya. Tapi ada juga cinta yang menjadi cobaan buat kita yaitu cinta yang lebih cenderung kepada maksiat. Cinta yang semakin bergelora hawa nafsu, makin berkurang rasa malu. Dan, inilah yang paling berbahaya dari cinta yang tidak terkendali. Islam tidak melarang atau mengekang manusia dari rasa cinta tapi mengarahkan cinta tetap pada rel yang menjaga martabat kehormatan, baik wanita maupun laki-laki. Kalau kita jatuh cinta harus hati-hati karena seperti minum air laut semakin diminum semakin haus. Cinta yang sejati adalah cinta yang setelah akad nikah, selebihnya adalah cobaan dan fitnah saja. Cara untuk bisa mengendalikan rasa cinta adalah jaga pandangan, jangan berkhalwat berdua-duaan, jangan dekati zina dalam bentuk apapun dan jangan saling bersentuhan. Bagi orang tua yang membolehkan anaknya berpacaran, harus siap-siap menanggung resiko. Marilah kita mengalihkan rasa cinta kita kepada Allah dengan memperbanyak sholawat, dzikir, istighfar dan sholat sehingga kita tidak diperdaya oleh nafsu, karena nafsu yang akan memperdayakan kita. Sepertinya cinta padahal
"Jatuh cinta berjuta rasanya ...", begitu syair lagu ciptaan Titik Puspa. Konser Dewa, Atas Nama Cinta, dihadiri ribuan penggemar mereka. Album terakhir mereka pun, Cintailah Cinta pun terjual diatas 1 juta copy. Dan entah berapa banyak lagi lagu, kata, ungkapan, syair, puisi yang berbau cinta begitu mengharu biru dunia ini.
Hmm..perasaan jatuh cinta memang sukar dijelaskan dan ditebak, karena penuh dengan gejolak. Semua saran dan nasihat ditolak, bahkan nalar pun bisa terdepak oleh perasaan mabuk kepayang yang membikin rasa melayang-layang. Itulah dahsyatnya perasaan yang satu ini. Gedubrak !!
Apakah karena itu kita tak boleh mencintai dan dicintai? Uups...tentu saja boleh, karena cinta adalah pemberian Allah SWT. Mencintai dan dicintai adalah karunia, sekaligus panggilan hidup kita. Tak pernah merasakan jatuh cinta, bukanlah manusia, karena manusia pasti merasakan cinta [QS Al Imran:14] Bahkan, cinta merupakan ruh kehidupan dan pilar untuk kelestarian ummat manusia.
Islam juga gak phobi sama yang namanya cinta kok, bahkan Islam mengakui fenomena cinta yang tersembunyi dalam jiwa manusia. Namun, bukan dalam komoditas rendah dan murah lho. Artinya, tingkatan mencintai sesuatu itu ada batasnya. Jika cinta itu malah membawanya kepada perbuatan yang melanggar syariat, nah...kore wa dame da!*
Hmm...cinta itu katanya jelmaan perasaan jiwa dan gejolak hati seseorang, wuis...puitis banget! Nah, dalam Islam kalau kita merujuk QS: At Taubah 24, maka cinta dapat dibagi dalam 3 tingkatan, yaitu:
1. Cinta kepada Allah, Rasul-Nya dan jihad di jalan-Nya
2. Cinta kepada orangtua, istri, kerabat dan seterusnya
3. Cinta yang mengedepankan cinta harta, keluarga dan anak istri melebihi cinta kepada Allah, Rasul dan jihad di jalan Allah.
Lalu gimana dong, kalau cinta itu datang, menghampiri dan menggoda di luar pernikahan? Nah lho, puyeng deh kalo gini! Padahal cinta itu kan timbul memang dari sononya, muncul dari segi zat atau bentuknya secara manusiawi wajar untuk dicintai. Normal aja kan, jika memandang sesuatu yang indah, kita akan mengatakan bahwa itu memang indah, masa' sih dibilang jelek!
Menurut Imam Ibnu al-Jauzi, "Kecintaan, kasih sayang, dan ketertarikan terhadap sesuatu yang indah dan memiliki kecocokan tidaklah merupakan hal yang tercela serta tak perlu dibuang. Namun, cinta yang melewati batas ketertarikan dan kecintaan, maka ia akan menguasai akal dan membelokkan pemiliknya kepada hal yang tidak sesuai dengan hikmah yang sesungguhnya, hal seperti inilah yang tercela."
Waduh...gimana dong, lagi jatuh cinta nih! Problem...problem... mana masih kuliah, kerjaan belon ada, masih numpang ama orangtua, wah...nih cinta kok gak pengertian ya!
Kalem dong, jangan blingsatan begitu. Emangnya jatuh cinta masalah kamu aja, ya...gak lagi! Nabi Yusuf a.s. aja pernah jatuh cinta lho, bahkan kepada seseorang wanita yang telah menjadi istri seseorang. Eits...protes deh! Iya deh, kalau bukan cinta, paling gak, tertarik dan terpesona, boleh kan?
Buka deh surat Yusuf, romantika kisah beliau diceritakan dengan tuntas, awal, proses, konflik hingga klimaks dan ending-nya. Nah lho...Nabi aja bias punya 'konflik' seperti itu, apalagi kamu, iya kan? Romantika cinta beliau bukan kacangan, atau pepesan kosong, namun apa yang dialami beliau bisa menjadi pelajaran buat kita bagaimana kalau cinta itu demen banget menggoda kita. Beliau
sadar, dan mengerti betul bahwa itu terlarang, meski ada gejolak di hatinya [QS Yusuf: 24]
Namun...
Kondisi di atas itu gak terjadi begitu aja lho, karena sebelumnya Nabi Yusuf a.s. pun telah berusaha untuk menolaknya saat wanita itu terus merayunya. Eh...nabi Yusuf pun dikejarnya, dan yang dikejar malah lari terbirit-birit, wuus...
Lantas apa dong pelajaran yang bisa kita ambil, saat cinta itu menggoda kita? Pelajarannya adalah:
1. Setiap orang memiliki rasa tertarik dengan lawan jenisnya, perasaan ini manusiawi, fitrah sekaligus anugerah.
2. Namun, gejolak itu harus diatur lho, kalau gak maka kita akan terperosok ke jurang kenistaan, karena diperbudak gejolak jiwanya. Lantas jadi merana deh, angan-angan melulu. Innan nafsa la ammaaratun bis-suu, sesungguhnya nafsu itu selalu mengajak kepada kejahatan kecuali nafsu-nafsu yang diberi rahmat oleh Allah [QS Yusuf:53].
3. Kalau kita jatuh cinta pada lawan jenis, dan mengharapkan terbalaskan cintanya, maka saat itu ada sebagian dari akal dan logika yang hilang. Sekian banyak pertimbangan akal sehat yang dipunyai jadi
ngadat, gak jalan! Gak percaya? Coba deh, ntar kalau kamu tambah dewasa, udah nikah, mungkin mikir, "Kok, dulu begitu ya?", "Kok, dulu gak mikir ya?", dan "kok-kok" yang lain.
4. Dulu waktu ngejar-ngejar, wah...dimana-mana hanya terpampang wajah dia seorang, kekasih hati. Tidur gak nyenyak, makan pun terasa gak enak, bukan karena banyak nyamuk atau lauknya gak enak, dunia ini pun hanya untuk berdua, yang lain ngontrak, ck...ck...ck... Kalau gak ketemu, rasanya gimana gichuu. Dikejar setengah mati deh, pokoke mesti dapet! Tapi begitu udah dapat, lalu masuk dunia rumah tangga, gejolak itu bisa berganti dengan rutinitas dan bias bosan. Itulah sifat manusia, karena itu bila mencintai seseorang, cintailah sewajarnya, siapa tahu ntar kamu benci padanya. Begitu juga sebaliknya, kalau benci, bencinya yang wajar aja deh, siapa tahu ntar malah aishite iru*
5. Ingat lho, gak semua yang kita inginkan itu harus terpenuhi, kalau gak mau dibilang egois. Tidak semua cita-cita itu harus terkabul, dan tidak pula semua gejolak harus dituruti. Di dunia ini ada banyak pilihan, kalau gak dapat yang satu, pilihan lain masih banyak kan? Siapa tahu malah lebih baik. Makanya buka mata lebar-lebar, masa' sih cuma ada dia aja di dunia ini, emang yang lain kemana bo!
6. Tidak semua yang kita anggap baik itu baik, dan tidak semua yang dianggap indah itu indah. Segala sesuatu itu pasti ada cacat dan cela-nya. Saat jatuh cinta sih, wuah...indah buanget, tiada cacat dan cela.
Padahal bisa aja kan, cacat dan cela itu jauh lebih banyak dari baik dan indahnya.
7. Akhirnya, kalau kamu udah sampai pada puncak cinta, yaitu pernikahan, ingat deh kalo puncak masalah pernikahan itu bukanlah pada siapa yang akan jadi pasangan kita, tapi gimana agar kita bisa survive di dalamnya, siapapun pasangan kita.
Semoga membantu akhi wa ukhti, jangan lupakan Allah SWT kalau antum jatuh cinta ya. Jatuh cinta-lah karena Allah SWT, karena kasih sayangnya akan meluruh ke jiwa.
Wallahu a`lam bis-

kentang busuk


Suatu ketika, ada seseorang guru yang meminta murid-muridnya untuk membawa satu kentang plastik bening ke sekolahnya. Ia lalu meminta setiap anak untuk membawa beberapa butir kentang di dalamnya. Setiap anak diminta untuk memasukkan sebuah kentang, untuk setiap orang yang tak mau mereka maafkan.

Mereka diminta untuk menuliskan nama orang itu, dan mencantumkan tanggal di dalamnya. Ada beberapa anak yang akhirnya memiliki kantong yang ringan, walau banyak juga yang memiliki kantong plastic kelebihan beban. Mereka diminta untuk membawa kantong bening berisi kentang itu siang dan malam. Kemana saja, kantong itu harus mereka bawa, selama seminggu penuh. Kantong itu,terus berada di sisi mereka kala tidur. Diletakkan di meja saat belajar, dan ditenteng saat berjalan. Lama- kelamaan kondisi kentang itu makin tak menentu. Banyak dari kentang itu yang membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap. Hamper semua anak mengeluh dengan pekerjaan itu. Sampai akhirnya waktu seminggu itu pun usai.

Diantara semua anak itu agaknya banyak yang memilih untuk membuang kentang-kentang busuk itu daripada menyimpanya terus-menerus.

Membawa beban sesungguhnya sangat tidak menyenangkan. Memaafkan adalah pekerjaan yang lebih mudah, daripada membawa beban kemana saja kita melangkah. Ada harga yang harus kita bayar untuk sebuah kepahitan yang kita simpan. Dan dendam yang kita genggam terus-menerus. Memaafkan mungkin adalah hadiah bagi orang yang kita beri maaf. Namun, pemberian itu adalah hadiah juga bagi kita sendiri : hadiah untuk sebuah kebebasan dari rasa tertekan,rasa dendam, rasa amarah, dan kekotoran hati.

19 Des 2008

Rabb...................aku rindu....semoga ENGKAU selalu menjagaku

13 Des 2008

kegagalan metnum mengajarkan banyak hikmah

menyepelekan..ya itulah yang terjadi selama kuliah sebelum mid, aku terlalu menyepelekan kuliah,terlalu banyak tidur dan sering sekali mendzolimi dosen dengan tidak memperhatikanya saat beliau-beliau menerangkan...remidi.oh kata-kata yang paling aku takuti,ternyata saat ini Alloh memberikan aku peringatan lewat remidi, Metnum menjadi pelajaran yang menjadi momok dalam periode ini,tapi kenapa malah aku remidi..bahkan untuk bab ke 2 sudah di remidi ya remidi lagi..bukan karena aku tidak bisa mengerjakan tapi karena kekurangtelitianku dan kecerobohanku...ya Raab...saat ini yang hanya bisa aku lakukan untuk membahagiakan orang tuaku adalah hanya dengan mempunyai IP yang bagus.bantu aku ya Rabb. maafkan jika selama kenikamatan yang engkau berikan membuat aku laali pada-Mu.Kegagalam membuat aku menjadi pribadi yang kuat..apalagi sebelum remidi metnum aku beru menasehati adeAAI ku tentang kagagalan, dan tidak selang lama Alloh mengujiku dengan kegagalan..Dia mengujuki apa aku sesuai dengan apa yang aku katakan..maafkan aku ya Rabb..jikalau apa yang hambamu ini katakan tidak sesuai dengan yang aku lakukan..